
Penasaran dengan hasil rekayasa genetika para ilmuwan lainnya? Berikut 5 hasil rekayasa genetika yang bikin berdecak kagum.
1. Kucing menyala
Para ilmuwan berhasil memasukkan gen ubur-ubur ke tubuh kucing. Ubur-ubur tersebut bukanlah ubur-ubur biasa melainkan merupakan jenis yang hidup di laut dalam dan mampu menghasilkan cahaya tubuhnya sendiri (bioluminisensi). Hasilnya, kucing ini bisa menyala dalam gelap.
2. Grapple
Grapple merupakan hasil rekayasa antara apel dan anggur. Buah ini masih berbentuk apel, namun memiliki tekstur seperti anggur. Buah ini rasanya merupakan campuran dari rasa kedua buah. Keunggulan dari grapple tidak hanya memiliki rasa baru, tapi kandungan nutrisi yang ada di dalamnya juga mengalami peningkatan. Grapple memiliki dosis vitamin c sangat tinggi, melebihi kandungan yang dimiliki apel dan anggur.
3. Bunga Asli yang tak layu
Sebuah perusahaan bioteknologi pertanian di Amerika Serikat berhasil menciptakan bunga yang tak bisa layu bahkan setelah dipotong dari batangnya. Monsanto, perusahaan tersebut, menggunakan rekayasa genetika dan mengubah DNA bunga untuk menghentikan penghancuran alami sel yang terjadi setelah tanaman dipotong dan memperpanjang umur bunga itu. Produk mereka ini telah diaplikasikan pada bunga mawar, petunia, dan anyelir.
4. Liger
Liger merupakan hasil persilangan antara singa jantan dan harimau betina. Meskipun ada yang mengatakan kalau Liger liar, namun sejauh ini hanya ada dipenangkaran tempatnya dibesarkan. Liger merupakan hewan yang sangat cepat tumbuh. Salah satu Liger terbesar bernama Hercules dengan bobot mencapai 410 kg.
5. Cucamelon
Cucamelon merupakan buah hasil rekayasa yang menggabungkan tiga jenis buah, yakni semangka, mentimun dan jeruk nipis. Buah ini terlihat seperti semangka mini, dan rasanya merupakan perpaduan antara mentimun dan jeruk nipis. Tanaman cucamelon ini dapat dikembangkan dengan mudah. Bahkan bisa ditanam dalam pot dan di luar ruangan. Kelebihan dari cucamelon sangat kebal terhadap hama, dan tahan kering. Tanaman buah ini berasal dari Meksiko.